Contoh Perhitungan Lengkap
Mode Umum - Gedung Perkantoran 5 Lantai
๐ Mode Perhitungan: UMUM
Contoh ini menggunakan Mode Umum (bukan per ruangan), yaitu perhitungan untuk seluruh gedung secara keseluruhan. Untuk contoh perhitungan per ruangan/kelas, silakan lihat halaman Mode Per Ruangan.
๐ข Studi Kasus: Gedung Perkantoran
Data Gedung
Distribusi Ruangan per Lantai
| Lantai | Fungsi | Luas (mยฒ) | Jumlah Ruangan |
|---|---|---|---|
| Lantai 1 | Lobby, Parkir, Retail | 2.500 | 8 ruangan |
| Lantai 2 | Perkantoran | 2.500 | 15 ruangan |
| Lantai 3 | Perkantoran | 2.500 | 15 ruangan |
| Lantai 4 | Perkantoran, Meeting Room | 2.500 | 12 ruangan |
| Lantai 5 | Executive, Restaurant | 2.500 | 10 ruangan |
| TOTAL | 12.500 | 60 ruangan | |
๐ Langkah 1: Menentukan Jumlah Hydrant Outlet
Perhitungan Jumlah Hydrant
Rumus: Berdasarkan jarak maksimum antar hydrant 45 meter (SNI 03-1735-2000)
Luas per lantai: 2.500 mยฒ
Asumsi bentuk lantai: Persegi panjang (50 m ร 50 m)
Jarak maksimum antar hydrant: 45 meter
Jumlah hydrant per lantai:
Total per lantai: 2 ร 2 = 4 hydrant outlet
Total 5 lantai: 4 ร 5 = 20 hydrant outlet
๐ง Langkah 2: Menentukan Debit per Hydrant
Debit Minimum per Hydrant
Berdasarkan standar SNI 03-1735-2000, debit minimum per hydrant adalah 100 LPM.
Untuk gedung perkantoran dengan risiko kebakaran sedang:
Digunakan debit 150 LPM per hydrant untuk keamanan ekstra.
๐ Langkah 3: Menghitung Debit Total Sistem
Perhitungan Debit Total
Rumus: Qtotal = Jumlah Hydrant ร Debit per Hydrant
Konversi ke satuan lain:
- 3.000 LPM = 3.000 / 60 = 50 L/detik
- 3.000 LPM = 3.000 / 1.000 ร 60 = 180 mยณ/jam
- 3.000 LPM = 3.000 / 60.000 = 0.05 mยณ/s
๐ฉ Langkah 4: Menentukan Diameter Pipa
Perhitungan Diameter Minimum
Rumus: d = โ(4Q / (ฯ ร v))
Dimana: vmax = 3 m/s (standar NFPA 14)
Data:
- Q = 0.05 mยณ/s
- ฯ = 3.14159
- vmax = 3 m/s
Diameter minimum: 146 mm
Diameter standar yang digunakan: 150 mm (6 inch)
๐ Langkah 5: Menghitung Head Loss (Kehilangan Tekanan)
Perhitungan Head Loss dengan Hazen-Williams
Rumus Hazen-Williams:
hf = 10.67 ร L ร (Q1.852) / (C1.852 ร D4.871)
Data:
- Panjang pipa utama (L) = 150 meter
- Debit (Q) = 3.000 LPM = 3.0 mยณ/jam
- Koefisien Hazen-Williams (C) = 120 (Baja)
- Diameter pipa (D) = 150 mm
Perhitungan:
Head loss pipa: 2.21 m
Head loss fitting (30%): 2.21 ร 0.3 = 0.66 m
Total head loss: 2.21 + 0.66 = 2.87 meter
๐ด Langkah 6: Menghitung Tekanan yang Dibutuhkan
Perhitungan Tekanan Total
Tekanan total di pompa = Tekanan outlet + Head loss + Tekanan statis
Komponen tekanan:
1. Tekanan di Hydrant Outlet (Standar)
Poutlet = 0.35 MPa = 3.5 bar
2. Tekanan untuk Mengatasi Head Loss
Phead loss = ฯ ร g ร hloss
Phead loss = 1.000 kg/mยณ ร 9.81 m/sยฒ ร 2.87 m
Phead loss = 28.155 Pa = 0.028 MPa
3. Tekanan Statis (Tinggi Bangunan)
Pstatis = ฯ ร g ร H
Pstatis = 1.000 kg/mยณ ร 9.81 m/sยฒ ร 25 m
Pstatis = 245.250 Pa = 0.245 MPa
Tekanan Total di Pompa:
Ppompa = 0.35 + 0.028 + 0.245
Ppompa = 0.623 MPa = 6.23 bar
Head total pompa:
H = P / (ฯ ร g) = 0.623 ร 10โถ / (1.000 ร 9.81)
H = 63.5 meter
โ๏ธ Langkah 7: Menentukan Spesifikasi Pompa
Perhitungan Daya Pompa
Rumus Daya Pompa:
P = (Q ร H ร ฯ ร g) / (1000 ร ฮท)
Data:
- Q = 0.05 mยณ/s
- H = 63.5 meter
- ฯ = 1.000 kg/mยณ
- g = 9.81 m/sยฒ
- ฮท (efisiensi) = 0.7 (70%)
Daya pompa yang dibutuhkan: 44.54 kW
Daya dalam HP: 44.54 / 0.746 = 59.7 HP
Rekomendasi: Pompa dengan daya 50-60 HP (dengan safety factor)
๐๏ธ Langkah 8: Menghitung Kapasitas Tangki Air
Perhitungan Volume Tangki
Rumus: V = Q ร t
Data:
- Q = 3.000 LPM
- t = 30 menit (standar waktu cadangan)
Kapasitas tangki minimum: 90 mยณ
Dengan safety factor 20%: 90 ร 1.2 = 108 mยณ
Rekomendasi: Tangki dengan kapasitas 100-110 mยณ
๐ Ringkasan Hasil Perhitungan
| Parameter | Nilai | Satuan | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Jumlah Hydrant Outlet | 20 | unit | 4 per lantai ร 5 lantai |
| Debit per Hydrant | 150 | LPM | Standar minimum 100 LPM |
| Debit Total Sistem | 3.000 | LPM | 180 mยณ/jam |
| Diameter Pipa Utama | 150 | mm (6") | Diameter standar |
| Total Head Loss | 2.87 | meter | Pipa + fitting |
| Tekanan di Pompa | 0.623 | MPa (6.23 bar) | Outlet + head loss + statis |
| Head Total Pompa | 63.5 | meter | Tinggi + head loss |
| Daya Pompa | 44.54 | kW (59.7 HP) | Dengan efisiensi 70% |
| Kapasitas Tangki | 90-110 | mยณ | Dengan safety factor |
โ Rekomendasi Spesifikasi Teknis
๐ฉ Pipa
- Diameter utama: 150 mm (6")
- Material: Baja (Schedule 40)
- Panjang total: ~150 meter
- Fitting: Elbow, tee, valve sesuai kebutuhan
โ๏ธ Pompa
- Kapasitas: 180 mยณ/jam
- Head: 63.5 meter
- Daya: 50-60 HP
- Jumlah: 2 unit (1 utama + 1 cadangan)
๐๏ธ Tangki Air
- Kapasitas: 100-110 mยณ
- Material: Beton atau Baja
- Lokasi: Basement atau atap
- Level sensor: Wajib ada
๐ฐ Hydrant Outlet
- Jumlah: 20 unit
- Distribusi: 4 per lantai
- Diameter outlet: 65 mm (2.5")
- Panjang selang: 30 meter
๐ป Cara Menggunakan Kalkulator dengan Data Contoh Ini
Langkah-Langkah Input di Kalkulator Utama
Berikut cara menginput data contoh ini di Kalkulator Utama:
1. Luas Bangunan
Masukkan: 12500 mยฒ
2. Tinggi Bangunan
Masukkan: 25 meter
3. Jumlah Lantai
Masukkan: 5 lantai
4. Jumlah Hydrant Outlet
Masukkan: 20 (wajib diisi)
5. Jarak Antar Hydrant
Masukkan: 45 meter (opsional)
6. Jarak Hydrant dari Dinding
Masukkan: 1.0 meter (opsional)
7. Debit per Hydrant Outlet
Masukkan: 150 LPM (wajib diisi, minimum 100)
8. Panjang Pipa Utama
Masukkan: 150 meter (opsional, untuk perhitungan head loss)
9. Koefisien Hazen-Williams
Masukkan: 120 (default untuk Baja)
โ Setelah Input, Klik "Hitung Perencanaan"
Kalkulator akan menghitung semua parameter secara otomatis dan menampilkan hasil yang sama dengan contoh perhitungan di atas.
๐ Perbandingan Mode Umum vs Mode Per Ruangan
๐ Mode Umum
Cocok untuk:
- โ Perhitungan cepat untuk seluruh gedung
- โ Gedung dengan distribusi seragam
- โ Estimasi awal perencanaan
- โ Perhitungan sederhana
Cara kerja:
Input data gedung secara keseluruhan, sistem menghitung kebutuhan total.
Gunakan Mode Umum โ๐ซ Mode Per Ruangan
Cocok untuk:
- โ Gedung dengan banyak ruangan berbeda
- โ Perhitungan detail per ruangan
- โ Gedung kampus, sekolah, hotel
- โ Perencanaan yang lebih akurat
Cara kerja:
Input data setiap ruangan secara terpisah, sistem menghitung per ruangan dan total.
Gunakan Mode Per Ruangan โ