📋 Nilai Standar Tetap
🔵 Tekanan Minimum di Hydrant Outlet:
0.35 MPa (3.5 bar)
SNI 03-1735-2000
🔴 Tekanan Kerja Maksimum:
1.2 MPa (12 bar)
SNI 03-1735-2000
💧 Debit Minimum per Hydrant:
100 LPM
SNI 03-1735-2000
🔩 Diameter Pipa Hydrant Standar:
2.5" (65 mm)
SNI 03-1735-2000
📏 Panjang Selang Hydrant:
30 meter
SNI 03-1735-2000
📐 Jarak Maksimum Antar Hydrant:
45 meter
SNI 03-1735-2000
🏛️ Jarak Hydrant dari Dinding:
0.5 - 1.5 meter
SNI 03-1735-2000
📏 Ketinggian Hydrant dari Lantai:
1.20 - 1.50 meter
SNI 03-1735-2000
⚡ Kecepatan Aliran Maksimum:
3 m/s
NFPA 14
🌍 Percepatan Gravitasi:
9.81 m/s²
Nilai Fisika Standar
⏱️ Waktu Cadangan Air:
30 menit
Standar Proteksi Kebakaran
💎 Densitas Air:
1000 kg/m³
Nilai Fisika Standar
Ilustrasi Sistem Hydrant - Sumber: Unsplash
📊 Hasil Perhitungan
✅ Perhitungan Selesai
Hasil perhitungan sistem hydrant telah selesai. Gunakan hasil ini sebagai acuan dalam perencanaan sistem. Konsultasikan dengan ahli perencana untuk implementasi.
1. 💧 Debit Total Sistem
Debit Total:
-
Debit Total (LPM):
-
Debit Total (m³/jam):
-
2. 🔩 Diameter Pipa
Diameter Pipa Minimum:
-
Diameter Pipa yang Digunakan:
-
Diameter Pipa (inci):
-
3. 📉 Kehilangan Tekanan (Head Loss)
Kehilangan Tekanan Pipa:
-
Kehilangan Tekanan Fitting:
-
Kehilangan Tekanan Total:
-
4. 🔴 Tekanan yang Dibutuhkan
Tekanan di Hydrant Outlet:
-
Tekanan di Pompa:
-
Head Pompa yang Dibutuhkan:
-
5. ⚡ Kecepatan Aliran
Kecepatan Aliran dalam Pipa:
-
Status Kecepatan:
-
6. ⚙️ Spesifikasi Pompa
Kapasitas Pompa:
-
Head Total Pompa:
-
Daya Pompa (kW):
-
7. 🏗️ Kapasitas Tangki Air
Kapasitas Minimum Tangki:
-
Waktu Cadangan Air (menit):
-
Sistem Pompa Kebakaran - Sumber: Unsplash
🖨️ Cetak Hasil